Senin, 05 November 2012

Kak Seto: Mendidik Anak dengan Cinta  

Written by 


  Kak Seto
 
                Semua anak Indonesia pada dasarnya cerdas. Hanya saja, cara belajar anak untuk membuktikan kecerdasannya itu berbeda-beda. Cara terbaik mendidik anak, yaitu mendidik dengan cinta.
                
Demikian dikatakan Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak, Dr. Seto Mulyadi, M.Psi, saat seminar  dengan tema “Mengembangkan Potensi dan bakat anak” di gedung Muhammadiyah, Sabtu lalu. Kegiatan itu digelar PGTK Tadika Puri dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-10 Kota Bima.
                Dijelaskan mantan Ketua Komnas PA yang akrab disapa Kak Seto ini, kecerdasan anak memiliki spektrum yang luas. Ada cerdas matematika, cerdas olahraga, cerdas musik, dan lainnya. Seorang anak tidak bisa dipaksakan untuk kecerdasan bidang lain, jika memiliki kecerdasan bidang tertentu.
                Untuk pendidikan anak usia dini (PAUD), katanya, tidak harus dipaksakan belajar matematika, belajar disco, dan lainnya. Pendidikan mereka harus sesuai dengan perkembangannya yaitu bermain. “Karena hak dasar anak adalah bermain,” katanya.
                Menurutnya, tidak boleh dipaksakan sekolah jika anak masih bayi. Karena yang terjadi nanti, bukannya belajar, tapi mereka  ngompol dan menangis. “Mari kita bangun sekolah untuk anak, bukan anak untuk sekolah,” ujarnya.
                 Seto menegaskan, belajar dan bermain adalah hak dasar anak.  Selain itu, hak tumbuh dan bermain. Sistem pendidikan yang tepat akan mendukung perkembangan karakter anak. Oleh karena itu, belajar bisa di mana saja, tidak mesti dalam ruangan. “Pendek kata, kita harus mendidik anak dengan cinta supaya mereka tumbuh sebagai anak yang pintar dan cerdas,” katanya.

Hari ini adlina lagi rewel, mudah-mudahan motivasi dari kak seto bisa mengilhami saya pribadi, bahwa anak adalah aset ummat, amanah dari Alloh, harus dibesarkan dengan cinta.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar